(mudah) menyerah

#curcol

Jadi beberapa hari yang lalu saya mengadakan tes untuk kelas pemrograman. Salah satu matkul yang dianggap “momok” bagi kebanyakan anak TI 🙂
Tes dilaksanakan pukul 2PM dan sejak jam 11AM hujan deras sudah turun. Saya menuju kampus, tapi mampir dulu untuk FC perbanyak soal tes, maklum di kampus PLN wafat 😦
Sampai di kampus basah tapi harus masuk kelas 😀 Ternyata yang senasib dengan saya banyak. Ada mahasiswa yang sampai baju dan celananya kering di badan. Sorry guys.

Di virtual classroom yang saya buat ternyata ada mahasiswa yang komentar begini: Continue reading “(mudah) menyerah”

Pendeta dan Topeng

Judul ini bagi sebagian orang pasti dianggap kontroversial.

Hari minggu kemarin, 30 Oktober 2016, saya mengikuti ibadah sore. Pak pendeta yang membawakan firman ngomong tentang “Membuka Topeng”. Menarik ketika beliau bercerita tentang bagaimana manusia suka menggunakan topeng atau “berpura-pura” sehingga dinilai baik oleh sesamanya. Saya tertarik ketika pak pendeta menyebut bahwa semua manusia termasuk pendeta di dalamnya menggunakan topeng. Ini majleb, kalo kata orang jawa 😀

Tidak banyak pendeta yang berani jujur dalam hidup. Banyak juga yang menggunakan topeng. Pengalaman hidup saya membenarkan hal tersebut. Continue reading “Pendeta dan Topeng”