Penting mana? Nilai atau Ilmu?

Kalo tereman-tereman baca judul postingan saya di atas pasti ketawa kecil (semoga gak ketawa besar :D)

Benar kan? Saat ini NILAI lebih dipandang penting daripada ILMU!

Saya sempat berdiskusi dengan teman-teman dekat saya beberapa hari yang lalu, dan hasilnya sudah dapat ditebak! hampir semuanya stuju dengan opini lucu saya,

NILAI lebih penting dari ILMU…!

“Hari gini ngomong ilmu? Gak penting Van!” ujar salah satu teman saya.

Sejenak saya berpikir bener juga ya kata dia… Coba kita lihat dunia pendidikan kita. Jangan terlalu luas, mari kita lihat di kampus kita… Eh terlalu luas juga, mari kita lihat di Fakultas kita… Ah masih terlalu luas, mari kita lihat di kelas kita. Hhhmmm… Berapa byk sih teman2 mahasiswa yang masuk ke dalam kelas dengan niat untuk mempelajari sesuatu yang baru? Yang ada di pikiran pastilah hal-hal yang ada di luar kelas🙂

Sejujurnya saya bingung… Kalau mau ikut aturan yang dibuat dan yang sudah disesuaikan dengan perikemanusiaan dan prikeadilan (bahasa saya mulai ngawur lagi :)), pastilah ilmu lebih penting dari nilai. Katanya sih, NILAI selalu mengikuti dibelakang ILMU. Jadi kalo orang berilmu pasti nilainya bagus. Benarkah? Ah tidak juga… Banyak juga kan orang berilmu malah lari dari yang namanya ‘dunia pendidikan formal’? Mungkin mereka takut dapat nilai JELEK kali ye..🙂   Banyak juga kan yang gak mau tau dengan ilmu yang penting NILAI bagus? Kalo mau jujur, ini yang paling asyik… Tinggal main duit, NILAI pasti BAIK🙂

Cuma berpendapat teman…

Kalau ada yang mau berkomentar malah lebih asyik..  Karena diskusi selalu lebih menarik  :)

4 thoughts on “Penting mana? Nilai atau Ilmu?

  1. Setuju, diskusi selalu lebih menarik. Soalnya, orang berilmu nggak mungkin takut dapat nilai jelek. Mau nilai bagus atau jelek, tetep aja berilmu. Nggak ngaruh. Yang takut dapet nilai jelek itu justru orang nggak berilmu, yang lebih mentingin nilai ketimbang ilmu. Dan karena pendidikan formal lebih mentingin nilai, maka pendidikan formal nggak cocok buat orang berilmu. As simple as that.

    1. Jawaban saya sederhana bro…
      Ketika kamu masih kecil dan belajar makan atau berjalan apakah kamu mendapat nilai dari kedua orang tua mu?
      Tapi kamu mendapatkan ilmu bukan? Bagaimana cara menggunakan sendok, garpu atau bagaimana merangkak, berdiri kemudian berjalan. Ilmu yang kamu dapat sebenarnya kamu serap dari yang kamu lihat.
      Ini contoh sederhana saya untuk bilang, nilai tak selalu penting! walaupun di negara kita itu di anggap penting😦 Makanya saya bersikukuh, ilmu jauh lebih penting dari nilai!:mrgreen:

  2. Pingback: evangsmailoa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s