…Jurnal 4 jam…

Ini pengalaman pribadi, terjadi beberapa hari yang lalu.

Saya dan teman-teman sekelas mendapat tugas untuk membuat jurnal sebutlah matakuliah A. Saat tugas tersebut diberikan (sekitar 2 minggu lalu), kami diminta untuk mengumpulkannya pada tanggal tertentu pula. Seperti biasa, tugasnya tidak langsung di kerjakan 🙂 (contoh yang buruk, jgn ditiru kawan!!).

Nah mendekati hari H, salah seorang teman sebutlah si X mengatakan kepada saya bahwa jurnal tersebut akan dikumpulkan 2 hari setelah hari yang ditentukan karena si dosen mendadak ada seminar. Di benak saya kalo tugasnya dikumpul H+2 berarti saya akan mengerjakannya pas hari H (dalam perhitungan saya masih ada sehari untuk revisi jurnal tersebut).

Sayangnya, perhitungan saya keliru! Pada hari H tersebut ternyata ada kuliah, dan tugas jurnal tersebut dikumpulkan juga pada hari tersebut. Sempat mau mengumpat dalam hati! Tapi pikir saya apa gunanya?

Akhirnya dengan waktu tersisa 4 jam saya berusaha keras menyelesaikan jurnal yang seharusnya dikerjakan dalam sehari bahkan lebih. Pasti teman-teman dapat menebaknya, hasil jurnalnya kurang memuaskan hati saya. Sedih memang… 😦

Sempat terpikir untuk meng-kambing-hitamkan teman saya yang katanya tugas jurnal dikumpul H+2, tapi buat apa? Saya belajar dua hal dari kejadian ini.

Pertama, setiap tanggung jawab yang dibebankan kepada kita haruslah kita pikul dengan tanggung jawab! Bahasa sederhananya, setiap tugas langsung dikerjakan jangan menunda!  Hhhhmmm…

Kedua, jangan suka mencari alasan untuk setiap kesalahan yang kita buat. Dalam kasus ini, bukankah saya berhak untuk menyalahkan teman saya tadi? Tapi saya teringat “Kalau berbuat salah akui itu dan berubahlah, jangan mencari alasan sebagai pembenaran dari tindakan yang salah”.

Saya terdiam sejenak setelah menyelesaikan jurnal “4 jam” tersebut. Setelah itu saya menarik napas dalam dan bersyukur pada Tuhan karena mendapat teguran hidup yang baik. Jangan suka menunda! dan jangan menyalahkan orang lain! Bukankah lebih baik kita melihat diri sendiri dulu? Daripada mulai menyalahkan orang lain.


Tuhan memberkati teman, semoga coretan saya ini bisa bermanfaat!

9 thoughts on “…Jurnal 4 jam…

  1. sadis… yang bisa bikin journal dalam waktu 4 jam adalah orang2 yang memang serius dalam mengerjakan tugas kuliah S2. mantap !!! mar macam sa pengen s2 ka ?

  2. wakakak ya ya ya betul kak…
    saya juga be;ajar dari pengalaman…
    makin tua makin tahu mana yg diutamakan
    ^^v
    kayak RO ku kemaren sial dah!!

  3. Om Vyor, ko tau toh… jurnal berhari-hari saja masih belum sempurna apalagi jurnal 4 jam.. Adoh bikin sakit hati e… 😦
    Mar su terjadi mo bagemana lage?
    Kapan katong tanding PS? Ko latian yg byk biar jang kalah2 lai.. :p

  4. jurnal 4 jam ?
    itu jurnal yang berisi diary kehigupan pribadi atau jurnal illmiah?
    kalo jurnal ilmiah perlu dipertanyakan kualitasnya..hahahah
    semoga bermanfaat

  5. Makanya itu ojon…
    Beta jua malu dengan jurnal ‘ngawur’ yang Beta buat..
    Jadi blajar Jon, semoga lain kali tra bikin jurnal asal2an 😀
    Kalo yg ini jurnal asal jadi nih..
    Huuuffttt 😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s