Cloud Computing – Sudah saatnya!

Cloud computing saat ini sudah menjadi realita, hal ini memaksa profesional IT untuk cepat mengadaptasi teknologi ini. Keadaan sosial ekonomi yang terus ber-revolusi secara cepat memaksakan kebutuhan cloud computing yang sangat tinggi, kebanyakan bisnis membutuhkan teknologi ini untuk kecepatan dan realibilitas yang lebih dari teknologi yang pernah ada sebelumnya sehingga teknologi ini nantinya akan mencapai pada tingkat investasi dalam term cloud service yang cepat dan mudah.

Cloud hadir di depan kita saat ini, namun sebenarnya apa itu cloud? Apa tujuannya? Apa resikonya? Bagaimana organisasi IT mempersiapkannya? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang muncul dalam benak beberapa praktisi ataupun peminat IT.


Cloud computing pada dasarnya menggunakan Internet-based service untuk meng-support proses bisnis. Cloud service mempunyai beberapa karakteristik, antara lain:

  • Sangat cepat untuk di implementasikan.
  • Biaya start-up teknologi ini sangat murah, bahkan bisa jadi tidak berbayar.
  • Biaya dari service yang digunakan akan didasarkan pada komitmen yang tidak fix
  • Service-service dapat dengan cepat dan mudah di upgrade atau downgrade tanpa terkena hukuman.
  • Service-service menggunakan metode multi-tenant (banyak customer dalam sebuah platform).
  • Kemampuan untuk meng-customize sebuah service terbatas.

Teknologi cloud memberikan kontrak kepada user untuk service pada 3 tingkatan:

  • Platform-as-a-service: Hal ini memungkinkan developer untuk tidak memikirkan hardware dan tetap fokus pada pengembangan aplikasi tanpa harus mengkhawatirkan sistem operasi yg digunakan, load balancing dsb. Contoh nya yang telah mengimplementasikan platform ini adalah Force.com dan Microsoft Azure Investment.
  • Software-as-a-service: Hal ini memfokuskan pada aplikasi dengan akses melalui Web Service dan Web 2.0. Contohnya adalah Google Apps, SalesForce.com dan aplikasi jejaring sosial seperti FaceBook.

Beberapa investor saat ini mencoba untuk mengadopsi teknologi cloud untuk dijadikan bisnis seperti halnya Amazon dan Google yang telah memanfaatkan teknologi ini. Bahkan saat ini  Microsoft dan IBM juga telah melakukan investasi jutaan dollar untuk deploy teknologi ini.Melihat dari tren saat ini kita dapat memprediksi ke depan teknologi ini akan menjadi lebih sederhana karena ketersediaan dari banyak cloud service.

Apakah ada resikonya ?

Sebagaimana yang dikatakan sebagai bisnis service, dengan teknologi cloud anda sebaiknya tahu apa yang anda bayar dan apa yang anda investasikan dari service-service yang ada. Anda harus memperhatikan pada beberapa bagian yaitu:
  • Service level – Cloud provider mungkin tidak akan konsisten dengan performance dari aplikasi atau transaksi. Hal ini mengharuskan anda untuk memahami service level yang anda dapatkan mengenai keamanan data dan kecepatan pembaruan data.
  • Privacy – Karena orang lain/perusahaan lain juga melakukan hosting, kemungkinan data anda dibaca oleh orang lain dapat terjadi tanpa sepengetahuan anda atau persetujuan dari anda.
  • Compliance – Secara teoritis cloud service provider dapat menyamakan level compliance untuk penyimpanan data didalam cloud, namun karena service ini masih sangat muda anda diharapkan untuk berhati-hati dalam hal penyimpanan data.
  • Data ownership – Apakah data anda masih menjadi milik anda begitu data tersebut tersimpan didalam cloud? Yah tentu saja, hanya saja data anda bisa diketahui oleh orang lain. Seperti halnya situs jejaring sosial Facebook.
  • Data Mobility – Anda dapat melakukan share data diantara cloud service? Apabila anda berhenti menggunakan cloud, apakah data anda akan kembali? Apakah dapat dipastikan copy-an dari data anda telah terhapus ?

Untuk sebuah service yang masih tergolong kritis untuk perusahaan anda, saran terbaik adalah menanyakan hal ini sedetail mungkin dan buatlah perjanjian dalam bentuk tertulis dengan cloud provider.

Apa yang dilakukan Smart Company saat ini ?

Ada banyak kesempatan pada organisasi IT khususnya untuk mengimplementasi cloud services. Saat ini banyak organisasi yang sudah mencoba untuk menambahkan fitur  ini ke infrastruktur yang mereka miliki sebelumnya untuk mengambil keuntungan dari cloud bursting; khususnya jika anda membutuhkan kapasitas ekstra untuk aktifitas ekstra, anda dapat memanfaatkan cloud ketimbang melakukan investasi resource yang mahal.

Development/test dan beberapa aktifitas yang mirip juga merupakan kesempatan untuk menerapkan cloud computing, memungkinkan anda untuk mengurangi pengeleluaran perkapita dan biaya membangun data center yang terus meningkat dari sisi kecepatan dan kemampuannya.

Beberapa perusahaan mulai mengimplementasi teknologi cloud untuk mengorganisasi data-data mereka serta menyimpannya untuk memastikan kebijakan perusahaan tersimpan dengan baik.

Apakah anda siap?

Jika organisasi anda baru saja mengeksplorasi teknologi cloud ada beberapa cloud service yang sudah cukup mapan dan mudah digunakan misalnya layanan e-mail. Namun untuk masalah sekuriti, harus dengan mengembangkan internal infrastruktur supaya menjadi model cloud yang lebih baik.

Hal ini membuat IT kini ikut berperan penting dalam hal model bisnis yang dibutuhkan untuk perekonomian saat ini. Bagaimana anda meningkatkan kecepatan dan kemampuan? Bagaimana anda dapat membantu operasi bisnis dengan pengeluaran minimum?

Langkah awal yang harus anda lakukan adalah mempelajari sistem kontrak dari cloud service. Pastikan setiap proses sederhana, dapat berulang dan menjadi nilai tambah untuk bisnis anda.
Kedua, anda harus mengidentifikasi service apa yang akan anda manfaatkan di dalam cloud dan mana yang seharusnya bersifat internal. Hal ini sangat penting untuk anda ketahui mengenai sistem dan service core yang dapat dimanfaatkan oleh bisnis anda. Sebaiknya anda mengkategorikan beberapa elemen bisnis anda berdasarkan resiko dari penggunaan cloud service.
Langkah terakhir, anda harus melakukan strategi pemanfaatan sumberdaya untuk mendapatkan biaya yang sangat murah, namun memiliki scalability dan flexibility untuk kebutuhan bisnis anda. Hal ini termasuk pertimbangan akan keamanan data anda.


Disadur dari : Robbin
Robbins adalah CTO untuk IT pada perusahaan NetApp.

Semoga bermanfaat…!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s